Minggu, 09 Januari 2011

Remaja Ubah Nama di Masa Depan Agar Selamat




Eric Schmidt mengakui kehidupan privasi remaja saat ini sangat terdokumentasikan di internet sehingga mereka kemungkinan besar akan mengganti nama saat remaja.

Tren pergantian identitas ini dilakukan supaya lepas dari 'masa lalu' saat remaja, di mana setiap detail tersimpan di situs jejaring sosial, Twitter dan Facebook.

"Saya tidak percaya bahwa masyarakat memahami apa yang dapat terjadi saat segala sesuatunya muncul, dipahami dan terekam sepanjang waktu," kata Schmidt kepada Wall Street Journal.

Schmidt percaya bahwa semua remaja suatu hari nanti mengganti nama mereka sebagai cara melarikan diri dari foto memalukan ataupun materi aneh yang tersimpan di situs jejaring sosial teman mereka. Ini dilakukan untuk mencegah informasi tersebut disalahgunakan.

Pria berusia 55 tahun ini juga memprediksi bahwa di masa depan, Google akan mengetahui sebagian besar hidup manusia dan membantu mereka merancang rencana kehidupan.

Dengan menggunakan profil pengguna sekaligus pemahaman lokasi lewat smartphone, industri akan mampu mengetahui perkembangan terbaru seseorang dan menginformasikan kepada mereka apa saja yang dibutuhkan dalam hidup.

"Kami mencoba untuk mencari tahu apa yang dibutuhkan masa depan. Salah satu idenya adalah mesin pencari akan membantu Anda mencari tahu kebutuhan."

Ia menambahkan, "Saya pikir sebagian besar orang tidak ingin lagi Google menjawab pertanyaan mereka. Manusia mulai menginginkan Google memberi tahu mereka apa yang harus dilakukan untuk masa depan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Semua tentang jepang/All About Japan Headline Animator